EduPartner tahu nggak sih apa bedanya artikel dengan jurnal? Banyak diantara kita yang masih bingung anadrol for sale dalam membedakan kedua hal ini. Meski keduanya memiliki kesamaan sebagai bentuk “karya tulis”, namun artikel dan jurnal adalah dua hal yang berbeda.
Bagi mahasiswa atau pelajar, penting untuk mengetahui perbedaan artikel dan jurnal. Terlebih lagi, telah banyak kampus yang mewajibkan mahasiswanya untuk membuat karya tulis artikel maupun jurnal sebagai salah satu syarat kelulusan.
Nah, supaya EduPartner semakin tercerahkan, yuk baca beberapa informasi tentang artikel, jurnal dan apa perbedaannya di bawah ini!
Berdasarkan definisanya, ada perbedaan yang cukup mendasar antara artikel dan jurnal. Artikel adalah hasil karya tulis yang dilengkapi dengan berbagai macam informasi sesuai dengan fakta yang benar-benar nyata.
Artikel ditulis dengan tujuan memberikan informasi yang mendidik sesuai dengan fakta menarik seputar dunia. Tidak hanya itu tetapi karya tulis ini juga bisa memberikan ilmu pengetahuan dan dapat memiliki sifat menghibur.
Berbeda lagi dengan jurnal yang merupakan salah satu karya tulis dari sekumpulan artikel yang ada di dalamnya. Jurnal juga memiliki jadwal publikasi yang biasanya dilakukan dua sampai empat kali dalam satu tahun.
Jurnal ini biasanya ditulis secara ilmiah, namun sebelum dipublikasi sudah melalui beberapa proses evaluasi terlebih dahulu. Jadi kualitas penulisan dari beberapa artikel didalamnya sudah benar-benar teruji dari fakta maupun penelitian yang pernah ada.
Setiap artikel dan jurnal juga memiliki jenis yang membedakan untuk tema atau bidang yang akan diambil sebagai karya tulis. Berikut ini beberapa perbedaan artikel dan jurnal, dilihat dari jenisnya.
Artikel memiliki dua jenis yang mungkin jarang diketahui, yaitu artikel penelitian dan artikel non penelitian. Untuk artikel penelitian memiliki sifat ilmiah sehingga untuk menulis harus diperhatikan dengan baik mulai dari sumber, penulisan judul, abstrak kata kunci, dan masih banyak lagi lainnya.
Sedangkan untuk artikel non penelitian biasanya mengacu pada beberapa jenis artikel ilmiah tetapi tidak masuk dalam laporan hasil penelitian. Sekalipun secara sistem artikel ini tidak serumit artikel penelitian, tetapi mempunyai peraturan khusus yang harus dipahami.
Jadi artikel non penelitian ini tidak boleh lebih dari 20 halaman dan biasanya memuat berbagai macam hal yang esensial. Dalam jenis artikel non penelitian sistematika penulisan tidak menggunakan penomoran angka dan abjad, karena hanya berisi esensial saja.
Berbeda lagi dengan jenis jurnal ilmiah yang memiliki tiga jenis yang harus diketahui perbedaannya oleh setiap mahasiswa maupun pelajar. Berikut ini beberapa jenis jurnal ilmiah.
Sebenarnya masih banyak perbedaan dilihat dari ciri-cirinya. Jika artikel tulisan mengarah ke esai, ditulis oleh satu orang saja, mempunyai pembuka, isi, dan penutup. Sedangkan untuk jurnal bisa ditulis lebih dari satu orang, tidak menggunakan bab-bab, dan masih banyak lagi lainnya.

Sekarang EduPartner sudah paham kan? Jadi, perbedaan artikel dan jurnal ini sangat mudah diketahui. Intinya, artikel adalah salah satu bentuk karya tulis, sedangkan jurnal bisa berisi tentang berbagai macam artikel yang terpaut dalam satu tema. Persamaan artikel dan jurnal sama-sama menjadi karya tulis.
Dalam masa perkuliahan, sangat mungkin menemukan tugas untuk membuat sebuah artikel atau jurnal. Jadi, EduPartner perlu memahami dengan baik perbedaannya agar tidak mendapatkan kesalahan.
Nah, bagi EduPartner yang butuh bantuan publikasi jurnal ilmiah nasional ataupun internasional, Educativa siap membantu loh! Yuk konsultasi dengan kami sekarang! 🙂
4 pilar Research SuperApp Educativa. Terhubung dari awal perumusan ide hingga terbit di jurnal bereputasi.
KelasRiset — 300+ materi video & pathway riset kurikulum lengkap.
EduMentor / EduResearch — bimbingan & konsultasi 1-on-1 expert.
EduStatistics / EduCourse — olah data & kursus analisis statistik.
EduPublisher — pendampingan submit & publikasi jurnal (SINTA–Scopus).